OPINI MENGENAI HUBUNGAN MAHASISWA DAN ORGANISASI
Narasumber : Mba fafa
Mahasiswa bisa diartikan sebagai
seorang individu yang telah mampu berpikir dan menilai suatu permasalahan
secara kritis. Mahasiswa bukan hanya jalan untuk mendapatkan gelar kesarjanaan
semata untuk mempermudah mencari pekerjaan. Seharusnya selama menjadi seorang
mahasiswa, kemampuan dan bakat dapat diasah sehingga mampu berguna secara
optimal. Jalan untuk mengasah kemampuan akademik sudahlah pasti melalui
kegiatan perkuliahan, namun beberapa kemampuan hanya bisa didapatkan melalui
pengalaman langsung. Salah satu kegiatan yang memberikan pengalaman tersebut
adalah organisasi.
Organisasi bisa diartikan sebagai
sebuah wadah untuk berinteraksi, mengembangkan minat dan bakat, dan sebagai
tempat dimana seseorang mampu sepenuhnya berkontribusi dalam suatu bidang.
Dengan berbagai kesibukan sebagai anggota organisasi, mahasiswa tersebut dituutut
untuk mampu mengatur waktu dan dirinya sendiri, sehingga tidak akan menghambat
kegiatan perkuliahannya.
Menjadi anggota organisasi juga akan
memberikan banyak manfaat dan nilai lebih, diantaranya mendapatkan banyak
koneksi, melatih kerjasama, kepemimpinan juga pola pikir yang terstruktur.
Organisasi juga membuat seseorang mampu beradaptasi lebih baik dengan
lingkungannya. Untuk mampu menjadi mahasiswa yang aktif, modal utamanya
kepercayaan diri dan keinginan untuk berguna dan memberi. Dengan demikian, tak
hanya berani untuk berpendapat, mahasiswa tersebut juga mampu mengabdikan diri
pada organisasi yang diikutinya dengan optimal.
Berdasarkan wawancara yang telah
saya lakukan pada narasumber, beliau menceritakan begitu banyak pengalaman
organisasinya. Beliau adalah mahasiswa Universitas Jendral Soedirman Jurusan
Kesehatan Masyarakat semester 7 dan saat ini menjabat dalam keanggotaan Ikatan
Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia di kepengurusan nasional sejak
bulan Agustus silam. Pengalaman jugalah yang ternyata menjadi bekal beliau.
Pengalaman organisasi yang didapatnya semenjak SMP sedikit banyak telah
membangun pola pikirnya dan membuatnya mencintai organisasi. Berbagai masalah
yang pernah dihadapi, baik dalam kepengurusannya di nasional, ataupun daerah
dan universitas mampu diatasinya dengan baik. Salah satunya karena beliau
mempercayai orang lain, beliau mempercayai staff anggotanya sehingga suatu
tugas dan permasalah dapat terselesaikan dengan baik. Menurutnya pula,
organisasi memberi banyak pengalaman yang membantunya ketika beliau menjalankan
KKN kala itu. Menurutnya, akan jelas terlihat kinerja seorang mahasiswa yang
aktif berorganisasi dan mahasiswa yang pasif. Saat berinteraksi dengan
masyarakat, seorang mahasiswa yang aktif berorganisasi akan lebih mudah
beradaptasi dan berbaur, penyampaian berbahasa lisannya juga lebih terstruktur
dan jelas tersampaikan maksud dari dari pembicaraanya. Ketika diperlukan sebuah
kerja sama, seorang mahasiswa yang aktif berorganisasi telah mampu membagi
pekerjaan kepada para anggota lainnya sesuai kemampuan masing-masing, karena di
dalam organisasi juga didapatkan sebuah kemampuan untuk mempercayai orang lain.
Tak hanya itu, seseorang akan bertemu banyak orang yang lebih hebat dan
memiliki pengalaman lebih banyak dalam sebuah organisasi, karena itu secara otomatis
sebuah perilaku untuk menghargai orang lain juga akan melekat pada mahasiswa
yang aktif berorganisasi.
Menurutnya, organisasi sangatlah penting
bagi mahasiswa. Tak hanya membangun pola pikir dan karakter yang mumpuni,
organisasi juga mengembangkan dan mengasah berbagai softskill yang mana
softskill ini sangatlah berperan dalam kehidupan mahasiswa sebagai bagian dari
masyarakat kelak melebihi hardskill. Suatu anggapan yang mengatakan bahwa
organisasi mampu menggangu kegiatan perkuliahan adalah salah, karena dengan
time management yang baik, organisasi malah akan mengasah kemampuan dan
meningkatkan keaktifan mahasiswa di kelas. Tak hanya tugas organisasi yang
terselesaikan dengan baik, berkat time management yang baik tugas perkuliahanpun
pasti terselesaikan dengan baik pula. Karena itulah beliau menghimbau mahahsiswa
untuk aktif dan tidak takut untuk berpendapat sejak sekarang, beliau juga
menyarankan agar mahasiswa turut berperan aktif dalam keorganisasisan juga.
Resi Mukti Wardhani (I1A016001)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar