Rabu, 31 Agustus 2016

TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI


TRI DHARMA PERGURUAN TINGGI

Sebagai seorang mahasiswa, kata Tri Dharma Perguruan Tinggi pastilah telah akrab di telinga. Tri Dharma Perguruan Tinggi merupakan visi perguruan tinggi, sebuah tujuan yang ingin dicapai oleh perguruan tinggi tersebut. Tri Dharma Perguruan Tinggi juga adalah tanggung jawab dan kewajiban bagi seorang mahasiswa yang menuntut ilmu di sana.
Tri Dharma Perguruan Tingg terdiri dari tiga poin yang memiliki makna dalam nan luhur, sebagai cita-cita para generasi intelektual, para sivitas akademika. Ketiga poin tersebut adalah Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, serta Pengabdian Masyarakat.
Pendidikan dan Pengajaran berkaitan dengan peran mahasiswa sebagai penerus bangsa. Poros pendidikan di perguruan tinggi terletak pada sejauh mana mahasiswanya mampu memperoleh ilmu di sana sehingga menjadi mahasiswa yang bijak dalam pendidikan itu sendiri dan hidupnya. Dalam poin ini, diperlukan peran yang sinergis antara dosen sebagai pemberi ilmu dan mahasiswa sebagai penerima ilmu. Peran perguruan tinggi di sini sebagai pihak yang memiliki kewajiban untuk menciptakan suatu sistem pendidikan sehingga mampu menuangkan dan menggali ilmu pengetahuan sebanyak banyaknya dari berbagai sumber yang ada, baik literatur maupun fenomena sosial untuk mendapatkan hasil akhir berupa pencapaian pemahaman akan pengetahuan dan ilmu yang telah diterima oleh mahasiswa, akan membuat para mahasiswa itu tururt berperan memajukan bangsa dan negara ini di kemudian hari, baik di bidang kesehatan, IPTEK, dan bidang lainnya sesuai bidang ilmu yang telah dipelajari.
Peran yang dimiliki mahasiswa di sini adalah sebagai pihak yang memiliki hak sekaligus kewajiban untuk mendapatkan ilmu pengetahuan sebanyak-banyaknya dari dosen. Bahkan, beberapa tahun yang lalu, sebuah pendidikan dan pengajaran di perguruan tinggi dipusatkan pada dosen, sehingga dosen mampu menungkan semua pengetahuan yang ia miliki pada para mahasiswanya. Namun sekarang, mahasiswa juga dituntut untuk aktif, mencoba menggali dan mahami sendiri materi yang diajarkan, entah melalui diskusi, tanya jawab maupun membaca berbagai literatur. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengembangkan secara optimal potensi seorang mahasiwa sebagai seorang individu mauapun bagian dari kelompok sosial, dan diharapakan pula akan membangun berbagai karakter posisitf seperti spiriritual keagamaannya, pengendalian diri, kepribadian yang sopan dan luhur serta kemampuan akademik sebagai seseorang yang cerdas dan cakap dalam menanggapi berbagai masalah.
Selanjutnya adalah Penelitian dan Pengembangan. Dalam Penelitian dan Pengambangan lebih berkaitan dengan peran mahasiswa sebagai agen perubahan.  Penelitian ini juga dilakukan sebagai wadah bagi para mahasiswa untuk mengembangkan ilmu yang telah didapatnya. Untuk melakukan sebuah penelitian diperlukan sebuah pemahaman yang dalam dan ketekunan sehingga hasil penelitian yang diharapakan akan berhasil.Para mahasiswa akan menemukan sebuah permasalah untuk selanjutnya diteliti dan diselesaikan dengan dasar berbagai pengatahuan yang telah dimilikinya. Penelitian ini akan mampu meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk memecahkan masalah, memaksa mereka berpikir kritis dan kreatif. Bahkan penelitian dan pengembangan dijadikan sebagai dasar penilaian atas tingkat integritas sebuah perguruan tinggi, karena tidak banyak sebuah penelitian inovatif yang digunakan kalangan umum secara berkelanjutan. Tidak banyak mahasiswa yang akan terus meneliti dengan tekun dan semangat meskipun telah menghadapi kagagalan berulang kali, padahal dengan kegagalan tersebut harusnya mampu membuat mereka lebih bersemangat dan pantang menyerah. Karena itulah, mental yang kuat juga perlu dibangun sejak dini demi mengiringi usaha pikiran sehingga mereka tidak akan berhenti di tengah jalan karena kegalalan. Penelitian juga perlu dilakukan sebagai penghargaan atas usaha seseorang dalam mencari ilmu untuk kurun waktu yang bisa dibilang tidaklah singkat itu. Mencoba menuangkan gagasan menjadi sebuah bukti yang logis yang telah dibuktikan melalui berbagai survey dan percobaan, merupakan salah satu dari rangkaian penelitian dan pengembangan. Selanjutnya hasil tersebut akan dikaji dan dikaji ulang untuk menemukan sebuah fakta baru yang mungkin saja akan membawa perubahan besar di kehidupan umat manusia. Tidak ada salahnya bermimpi, selama mata tetap terbuka dan kau tidak sedang berbaring.
Pada poin Pengabdian Masyarakat, bisa dibilang sebagai tujuan akhir dari sebuah pencarian ilmu. Sebuah ilmu yang telah digali sedemikian dalam dan dalam waktu yang lama, dilakukan demi membangun negara, demi menemukan sebuah alternatif baru untuk penunjang kehidupan masyarakat, demi menemukan jawaban atas berbagai fenomena sosial yang terkadang sulit diungkap hanya dengan pemahaman yang awam. Pengabdian Masyarakat merupakan pemanfaatan dan penyebaran ilmu ke masyarakat melalui berbagai aksi kontributif yang nyata. Kata pengabdian ini tidak dapat hanya diartikan dalam makna sempitnya saja, tidak hanya turun ke jalan untuk gotong royong ataupun demo saja. Sebagai penyambung lidah rakyat, aksi-aksi bijak, bermanfaat dan berkualitas untuk banyak orang lebih dibutuhkan saat ini. Pengabdian ini dilakukan untuk mempraktekan ilmu yang telah didapat, mengetahui sejauh mana sinkronisasi antara pemahaman dan tindakan. Mahsiswa yang berhasil akan mampu menjadi pionir bagi lingkungan di sekitanya
Pada dasarnya, semua pendidikan di Indonesia ini berusaha untuk membangun tak hanya pengetahuan IPTEK, tapi juga membangun karakter generasinya. Mahasiswa sebagai seorang penerus bangsa, sebagai pemegang tombak runcing yang mampu mendobrak tatanan dan keadaan saat ini memiliki banyak tanggung jawab. Jiwa yang gigih, jujur, peduli, kritis, kreatif, bertanggung jawab dan berkualitas merupakan hal-hal pendukung namun sangat besar perannya. Karakter, kepribadian tak bisa dibangun dengan instan, diperlukan waktu untuk membuatnya melekat sebagai bagian dari diri seorang individu. Sebagai seorang mahasiswa yang kelak akan terjun ke masyarkat, hal tersebut mutlak diperlukan, tak hanya pengetahuan saja.Sebuah perguruan tinggi sebagai rumah bagi para mahasiswa yang sedang menuntut ilmu memiliki tanggung jawab untuk mampu mengembangkan potensi-potensi akademik dan karakter tersebut. Tri Dharma Perguruan tinggi merupakan jalan dan tujuan yang harus diemban oleh kami, para generasi intelktual bangsa.

Resi Mukti Wardhani (I1A016001)